<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711</id><updated>2011-04-21T10:59:48.655-07:00</updated><category term='sahabat'/><category term='Dari Harun Yahya'/><title type='text'>Jihad Sabiluna</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-8477428198392958420</id><published>2008-09-14T18:35:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T19:58:54.198-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><title type='text'>Mushab bin Umair</title><content type='html'>&lt;div id="item_body" class="bodytext" author="jihaduna" author_possessive="jihaduna's"&gt;Mus'ab bin Umair lahir dan besar dalam keluarga kaya raya. Ia dimanjakan dengan kemewahan, kasih sayang dan perhatian dari kedua orangtuanya. Ia senantiasa menggunakan pakaian termahal dan sepatu paling modis yang hanya bisa dipenuhi oleh keluarga kaya dan paling berpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemuda, ia sangat dibanggakan oleh bangsa Quraisy. Bukan hanya karena ketampanan dan gayanya, melainkan juga karena kecerdasannya. Meski masih remaja, ia telah mendapatkan keistimewaan sehingga bisa menghadiri pertemuan-pertemuan yang digelar bangsawan Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara penduduk Mekkah saat itu, isu yang tengah berkembang adalah mengenai Muhammad, yang dikenal di kalangannya sebagai Al Amin (yang dapat dipercaya) -- Muhammad menyatakan diri bahwa Allah telah mengirimnya sebagai pengirim kabar baik dan pemberi peringatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab mendengar bahwa Muhammad dan mereka yang percaya terhadap ajarannya tengah berkumpul di rumah Arqam, di dekat bukit Safa. Untuk memuaskan keingintahuannya, Mus'ab memutuskan untuk mendatangi rumah tersebut dengan sikap bermusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menemukan Rasulullah tengah mengajarkan pengikutnya tentang ayat-ayat Alquran dan mempraktikan sholat. Ia terpesona dengan apa yang ia lihat dan ia dengar. Kata-kata dalam Alquran telah memberikan kesan mendalam baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertemuan pertamanya dengan Rasulullah, Mus'ab muda kemudian memutuskan dirinya menjadi pengikut Muhammad. Ia menjadi seorang Muslim. Pikiran tajam, keteguhan hati, kebulatan tekad, kefasihan, dan karakternya yang menawan kini ia tujukan untuk melayani Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya masalah Mus'ab ketika ia memutuskan masuk Islam adalah kesulitannya dalam menghadapi ibu tercintanya yang bernama Khunnas bin Malik. Sang ibu adalah wanita yang keras hati dan berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menutupi kemuslimannya. Namun pada akhirnya, tabir pun tersingkap. Bangsa Quraiy geram mengetahui Mus'ab telah menjadi pengikut Muhammad. Mereka pun segera melaporkan hal ini kepada ibunda Mus'ab. Namun sebelum orang Quraisy tiba, Mus'ab memutuskan ia harus lebih dahulu menyampaikan kebenaran ini kepada sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan penjelasan anaknya, sang ibu yang begitu memanjakan puteranya ini menjadi sangat marah. Ia menarik Mus'ab ke sebuah sudut rumah dan mengikatnya. Mus'ab menjadi tawanan di rumahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan trik, Mus'ab akhirnya berhasil kabur dan bergabung bersama rombongan umat Muslim yang hendak pindah ke Abbyssinia dan menyeberangi Laut Merah menuju Afrika. Namun meski merasakan kedamaian dan keamanan di Negus, umat Muslim ingin kembali ke Mekkah dan bergabung bersama Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kerinduannya, ia pun menemui sang ibu. Peristiwa ini sangat menyedihkan bagi keduanya. Namun karena masing-masing tetap bertahan pada keyakinannya, maka pertemuan ini tetap tidak mempersatukan keduanya. Sang ibu bahkan mengusir Mus'ab dan menganggapnya bukan anaknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab pun pergi dan meninggalkan segala kekayaan dan kemewahan yang selama ini ia nikmati. Ia menanggalkan segala kemewahan dan berpakaian layaknya orang biasa. Ia bertekad menggunakan segenap potensinya untuk mengembangkan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun berlalu sejak Rasulullah mengenalkan ajaran Islam untuk pertama kalinya, namun sikap orang Quraisy tetap sama. Mereka masih memusuhi Islam dan bersikap kasar terhadap para pengikutnya. Suatu hari Rasulullah meminta Mus'ab untuk pergi ke Yasrib untuk mengajarkan Islam kepada beberapa orang yang telah menganut Islam. Ia juga diminta mempersiapkan Madinah sebelum umat Islam berhijrah kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab dipilih Rasulullah untuk tugas ini dan ia terpilih dari sekian banyak sahabat yang jauh lebih tua darinya. Ia dipiliha karena ia memiliki wibawa lebih tinggi daripada sahabat yang lain. Selain itu, ia juga berasal dari kalangan bangsawan dengan perilakunya yang baik dan kecerdasannya. Pengetahuannya tentang ayat-ayat dalam Alquran dan kemampuannya untuk menyampaikannya dengan sangat indah telah menjadi salah satu alasan penunjukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mus'ab datang ke Madinah dan menjadi tamu dari Saad bin Ibnu Zurarah dari suku Khawarij. Bersama-sama, mereka mendatangi umat dan mengajarkan Islam serta ayat-ayat suci Alquran. Lewat tangannya, banyak penduduk Yasrib yang kemudian memeluk Islam. Bahkan, Usaid bin Khuydar, tokoh yang begitu membenci Islam, berhasil diyakinkannya dan menjadi Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya Usaid, Mus'ab juga berhasil mengislamkan Saad bin Muaz dan Saad bin Ubadah yang merupakan petinggi Yasrib. Dengan masuk Islamnya ketiga orang tersebut, banyak penduduk Yasrib yang merupakan pengikut ketiga orang ini mengikuti jejak pimpinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari setahun sejak kedatangannya di Yasrib, Mus'ab kembali ke Mekkah bersama 75 Muslim lainnya. Ia kemudian terlibat dalam berbagai pertempuran, antara lain perang Badar. Dalam perang itu, ia bahkan berhadap-hadapan dengan saudaranya, Abu Aziz bin Umair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perang Uhud, Rasulullah memanggil Mus'ab bin Umair atau dikenal sebagai Mus'ab al Khair (yang baik) untuk membawa panji Islam. Dalam pertarungan, nyawa Rasulullah terancam. Dengan semangat membara, di satu tangan Mus'ab memegang panji Islam, sementara tangan lainnya memegang senjata dan membasmi musuh. Tiba-tiba, seorang pria Quraisy berkuda mendekatinya dan memenggal tangan kanannya. Sambil mengucap nama Allah, Mus'ab pun terjatuh dan panji yang dibawanya ikut jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai peperangan, Rasulullah dan para sahabat mengunjungi medan perang. Ketika mereka menemukan tubuh Mus'ab, air matanya bercucuran. Syuhada itu tewas mempertahankan keagungan agamanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-8477428198392958420?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/8477428198392958420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=8477428198392958420' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/8477428198392958420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/8477428198392958420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/09/mushab-bin-umair.html' title='Mushab bin Umair'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-2862990744024078175</id><published>2008-09-14T18:26:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T18:29:57.923-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Harun Yahya'/><title type='text'>Siapa Yang tak Beradab?</title><content type='html'>&lt;p class="" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dibalikperangdunia.com/index2.html" onmouseout="MM_swapImgRestore()" onmouseover="MM_swapImage('Image18','','images/anasayfa1.gif',1)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="hyg" align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/images/3.gif" height="22" width="237" /&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Perang Dunia I menandai mulai munculnya sejumlah besar gejala yang mematikan.   Salah satu di antaranya adalah bahwa perang mulai menyerang tidak hanya pasukan   tentara, tetapi juga rakyat sipil. Pengeboman pertama yang ditujukan kepada penduduk   sipil adalah serangan pada tahun 1915 ke Inggris oleh pesawat zeppelin Jerman. Bom   yang dijatuhkan dari pesawat zeppelin ini meminta korban nyawa banyak orang tak berdosa.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Kapal selam Jerman U-boat memulai operasi untuk menembaki kapal-kapal sipil yang melintasi   Samudera Atlantik. Pada tanggal 7 Mei 1915, kapal lintas-atlantik terbesar di dunia, Lusitania,   tenggelam tepat di dekat pantai Irlandia karena serangan kapal U-boat. Dari 2.000 orang penumpang   Lusitania, sejumlah 1.195 orang tenggelam atau tewas dalam serangan tersebut. &lt;/p&gt;          &lt;table align="left" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="223"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="153" width="215"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/7.jpg" border="1" height="163" width="213" /&gt;&lt;br /&gt;               Kapal selam Jerman U-boat&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Bencana perang lainnya adalah senjata kimia. Gas beracun, senjata yang pertama kali digunakan   oleh Prancis dan kemudian juga oleh Jerman, menyebabkan kematian menyedihkan ribuan   serdadu. Banyak serdadu menjadi buta karena gas tersebut, dan pasukan harus membagikan   topeng anti gas sebagai alat pelindung. Rakyat sipil pun diberikan topeng anti gas untuk   melindungi mereka dari ancaman yang seringkali mematikan ini.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Pada tahun 1918, Perang Dunia I akhirnya berakhir, setelah empat tahun serangan tanpa guna di   tangan tentara Jerman, Prancis, dan Inggris. Namun perdamaian ini, yang dinyatakan pada   jam 11 pagi, hari kesebelas dari bulan kesebelas, tidak membawa kebahagiaan untuk siapa pun.   Ratusan ribu serdadu menjadi cacat. Sebagian lainnya terbukti tidak mampu mengatasi dampak   kejiwaan karena perang setelah tinggal di dalam parit yang penuh dengan lumpur, kotoran, dan mayat.   Bentuk trauma yang dikenal sebagai “shell shock” atau “kejutan bom” sangat umum di antara para   veteran perang, dan hal ini menyebabkan penderitanya mengalami serangan ketakutan dan goncangan   yang berat. Rasa takut akan dibom, yang mereka alami setiap hari selama empat tahun berturut-turut,   telah terukir di benak mereka.   Ada beberapa penderita yang merasa harus segera bersembunyi hanya karena kata 'bom' disebutkan.   Beberapa veteran bahkan merasa ngeri setiap kali mereka melihat seragam. Puluhan ribu serdadu juga   kehilangan satu atau lebih anggota badannya dalam perang ini. Serdadu ini adalah tentara yang mata,   dagu, atau hidungnya menjadi cacat selama pengeboman, sehingga topeng khusus diciptakan di Eropa   untuk menyembunyikan wajah mereka yang cacat.&lt;/p&gt;          &lt;table align="right" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="150"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="153" width="215"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/9.jpg" border="1" height="178" width="250" /&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Derita yang parah akibat Perang Dunia I juga tercermin di dalam karya seni.   Hasil karya sesudah perang menggambarkan kesakitan dan penyakit jiwa.   Karya-karya ini tidak hanya mencerminkan keadaan jiwa sang seniman,   namun juga keadaan jiwa seluruh generasi tersebut. Generasi yang   merasakan akibat kesengsaraan perang yang sangat mendalam ini   kemudian dijuluki "Generasi yang Hilang."&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Sebagaimana yang telah kita saksikan, perang adalah perantara kekejaman yang   besar yang tidak bermanfaat bagi pribadi atau pun masyarakat.Perang   adalah malapetaka sosial yang menimbulkan kepedihan besar dan menorehkan   luka yang dalam kepada manusia, yang akan perlu waktu lama, jika dapat   disembuhkan. Allah, di lain pihak, telah memerintahkan manusia untuk   menghindari perang dan mengutamakan perdamaian. Allah memberi kabar   gembira untuk orang yang melakukan amal saleh:&lt;/p&gt;          &lt;p class="ayetler"&gt;Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin   menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang   baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. (QS Al-Qashash: 83)&lt;/p&gt;       &lt;p class="ayetler"&gt;Patutkah Kami menganggap orang-orang  yang beriman dan mengerjakan amal   yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula)   Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat?   (QS Shaad: 28)&lt;/p&gt;&lt;p class="ayetler"&gt;Sumber : &lt;a href="www.harunyahya.com/indo"&gt;Harun Yahya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-2862990744024078175?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/2862990744024078175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=2862990744024078175' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/2862990744024078175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/2862990744024078175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/09/siapa-yang-tak-beradab.html' title='Siapa Yang tak Beradab?'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-5308960679796677169</id><published>2008-09-14T18:23:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T18:24:18.665-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Harun Yahya'/><title type='text'>Ketika perang tak kenal etika</title><content type='html'>&lt;p class="" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dibalikperangdunia.com/index2.html" onmouseout="MM_swapImgRestore()" onmouseover="MM_swapImage('Image18','','images/anasayfa1.gif',1)"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/images/anasayfa.gif" name="Image18" border="0" height="44" width="114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="hyg" align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/images/2.gif" height="22" width="237" /&gt;&lt;/p&gt;       &lt;table align="right" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="318"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="134" width="310"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/2.jpg" border="1" height="126" width="306" /&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Di Eropa abad ke-19, penjajahan tersebar luas. Kekuatan bangsa Eropa          seperti Inggris dan Prancis telah membangun kekuasaan penjajahan di keempat          penjuru dunia. Jerman, yang telah membangun kesatuan politiknya lebih          lama daripada negara-negara lain, bekerja keras untuk menjadi pelopor          dalam perlombaan ini. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Pada awal abad ke-20, hubungan yang didasarkan pada kepentingan telah membagi Eropa menjadi dua kutub yang berlawanan. Inggris, Prancis, dan Rusia berada di satu pihak, dan Jerman beserta Kekaisaran Austria-Hungaria yang diperintah oleh keluarga Hapsburg asal Jerman berada di pihak lainnya.&lt;/p&gt;          &lt;table align="left" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="147"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="140"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/hfffam.jpg" border="1" height="150" width="147" /&gt;&lt;br /&gt;                Franz Ferdinand, istri dan anaknya&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Ketegangan antara kedua kelompok ini semakin hari semakin meningkat, hingga akhirnya suatu pembunuhan pada tahun 1914 menjadi pemicu perang. Pangeran Franz Ferdinand, pewaris tahta Kekaisaran Austria-Hungaria, dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran tersebut di daerah Balkan.&lt;/p&gt;          &lt;p&gt;Dalam kurun waktu yang amat singkat, hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. Pertama, Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. Rusia, sekutu abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-Hungaria.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Lalu satu demi satu, Jerman, Inggris, dan Prancis, memasuki peperangan. Sumbu sudah dinyalakan.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Bahkan sebelum perang dimulai, Dewan Jenderal Jerman telah membuat rencana dan   memutuskan untuk menguasai Prancis melalui serangan mendadak. Untuk mencapai   tujuan ini, orang-orang Jerman memasuki Belgia dan kemudian melintasi perbatasan   memasuki Prancis. Menanggapi dengan cepat, pasukan Prancis menghentikan pasukan   Jerman di tepi Sungai Marne dan memulai suatu serangan balik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Walaupun kedua pasukan menderita kerugian parah, tidak ada kemajuan di garis depan   pertempuran. Baik serdadu Prancis maupun Jerman bersembunyi di parit untuk   melindungi diri. Akibat serangkaian serangan yang berlarut-larut hingga beberapa   bulan, sekitar 400.000 serdadu Prancis terbunuh. Korban meninggal dari serdadu   Jerman mencapai 350.000.&lt;/p&gt;          &lt;table align="right" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" height="141" width="147"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/3.jpg" border="1" height="141" width="150" /&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Perang parit menjadi strategi utama Perang Dunia Pertama. Selama beberapa tahun   berikutnya, bisa dikatakan para serdadu hidup dalam parit-parit ini. Kehidupan di   sana benar-benar sulit. Para prajurit hidup dalam ancaman terus-menerus dibom,   dan mereka tak henti-hentinya menghadapi ketakutan dan ketegangan yang luar biasa.   Mayat mereka yang telah tewas terpaksa dibiarkan di tempat-tempat ini, dan para   serdadu harus tidur di samping mayat-mayat tersebut. Bila turun hujan, parit-parit itu dibanjiri lumpur.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Lebih dari 20 juta serdadu yang bertempur di Perang Dunia I mengalami keadaan yang   mengerikan di dalam parit-parit ini, dan sebagian besar meninggal di sana.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Dalam beberapa minggu setelah dimulai oleh serangan Jerman pada tahun 1914, garis barat   perang ini sebenarnya terpaku di jalan buntu.&lt;/p&gt;          &lt;table align="left" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="147"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="153"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/4.jpg" border="1" height="167" width="180" /&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Para serdadu yang bersembunyi di parit-parit ini terjebak dalam jarak yang hanya   beberapa ratus meter jauhnya satu sama lain. Setiap serangan yang dilancarkan   sebagai upaya mengakhiri kebuntuan ini malah menelan korban jiwa yang lebih banyak.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Di awal tahun 1916, Jerman mengembangkan rencana baru untuk mendobrak   garis barat. Rencana mereka adalah secara mendadak menyerang kota Verdun,   yang dianggap sebagai kebanggaan orang Prancis. Tujuan penyerangan ini   bukanlah memenangkan perang, melainkan menimbulkan kerugian yang besar   di pihak Tentara Prancis sehingga melemahkan perlawanan mereka. Kepala staf   Jerman Falkenhayn memperkirakan bahwa setiap satu serdadu Jerman saja   dapat membunuh tiga orang serdadu Prancis.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Serangan dimulai pada tanggal 21 Febuari. Para pemimpin Jerman memerintahkan   serdadunya untuk "keluar dari parit mereka," namun tiap serdadu yang   melakukannya justru telah tewas atau sekarat dalam sekitar tiga menit.   Meskipun penyerangan berlangsung tanpa henti selama berbulan-bulan,   Jerman gagal menduduki Verdun.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Secara keseluruhan, kedua pihak kehilangan sekitar satu juta serdadu. Dan dengan   pengorbanan itu, garis depan hanya berhasil maju sekitar 12 kilometer. Satu   juta orang mati demi selusin kilometer. &lt;/p&gt;          &lt;table align="right" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="150"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="153"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/5.jpg" border="1" height="199" width="150" /&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Inggris membalas serangan Jerman di Verdun dengan Pertempuran Somme. Pabrik-pabrik di Inggris membuat ratusan ribu selongsong meriam. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Rencana Jendral Douglas Haig mendorong Pasukan Inggris untuk menghujani dengan   pengeboman terus-menerus selama seminggu penuh, yang diikuti dengan serangan   infanteri. Dia yakin mereka akan maju sejauh 14 kilometer di hari pertama saja dan   kemudian menghancurkan semua garis pertahanan Jerman dalam satu minggu.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Serangan dimulai pada tanggal 1 Juni. Pasukan meriam Inggris menggempur   pertahanan Jerman selama seminggu tanpa henti. Di akhir minggu tersebut, para   perwira Inggris memerintahkan serdadunya memanjat keluar dari parit. Namun,   selama pengeboman tersebut para serdadu Jerman berlindung dengan rapat   di kedalaman parit persembunyian mereka sehingga tidak terlumpuhkan dan   menggagalkan rencana Inggris. Begitu serdadu Inggris bergerak melintasi   garis depan, serdadu Jerman muncul menyerang mereka dengan senapan   mesinnya. Sejumlah total 20.000 serdadu Inggris tewas dalam beberapa jam   pertama perang tersebut. Di dalam kegelapan malam itu, daerah di antara dua   garis pertempuran penuh dengan puluhan ribu mayat dan juga serdadu yang   terluka, yang mencoba merangkak mundur.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Pertempuran Somme tidak berlangsung dua minggu seperti yang direncanakan   Jendral Haig, melainkan lima bulan. Bulan-bulan ini tidak lebih daripada   pembantaian. Para jendral bertubi-tubi mengirimkan gelombang demi   gelombang serdadu mereka menuju kematian yang telah pasti. Di akhir   pertempuran, kedua belah pihak secara keseluruhan telah kehilangan   900.000 prajuritnya. Dan untuk ini, garis depan bergeser hanya 11 kilometer.   Para serdadu ini dikorbankan demi 11 kilometer saja.&lt;/p&gt;          &lt;table align="left" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="150"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bordercolor="#000000" height="153"&gt;&lt;div align="center"&gt;                &lt;p class="resimalti"&gt;&lt;img src="http://www.dibalikperangdunia.com/res/6.jpg" border="1" height="163" width="250" /&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Kedua belah pihak melakukan lebih banyak serangan lagi selama Perang   Dunia I, dan setiap serangan ini menjadi pembantaian diri sendiri. Di kota   Ipres di Belgia saja, berlangsung tiga pertempuran. Setengah juta serdadu   tewas di pertempuran ketiga saja.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Setiap serangan berakibat sama: Ribuan nyawa melayang hanya untuk maju beberapa kilometer.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Peperangan yang mengerikan ini, yang tidak punya alasan kuat, menelan nyawa orang tak bersalah   yang tak terhitung banyaknya. Banyak orang kehilangan saudaranya atau harus meninggalkan rumahnya.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Penyebab utama di balik malapetaka masyarakat ini adalah ambisi politik dan   kepentingan kalangan dengan paham tertentu. Membuat kerusakan, yang   disebabkan oleh cita-cita duniawi orang yang mengingkari Allah, dilarang   di dalam Al Quran. Allah melarang manusia menyebabkan kerusakan di muka bumi:&lt;/p&gt;          &lt;p class="ayetler"&gt;Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya. Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS Al-A’raf: 56)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-5308960679796677169?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/5308960679796677169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=5308960679796677169' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/5308960679796677169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/5308960679796677169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/09/ketika-perang-tak-kenal-etika.html' title='Ketika perang tak kenal etika'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-6548638328540014457</id><published>2008-08-26T01:23:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T18:15:35.765-07:00</updated><title type='text'>Masjid Dhiror</title><content type='html'>Jamaahnya adalah kelompok munafik yang menjalin makar jahat dengan Yahudi dan Romawi. Mereka senantiasa menyembah penjajah asing untuk membantu mereka memerangi Islam dan Kaum muslimin. Tipu daya mereka selalu sama dari zaman ke zaman diturunkan dari generasi ke generasi. Rasulullah membakar mesjid ini. Kalau rasulullah Saw saja membakar mesjid dhirar apalagi tempat-tempat mesum dan kemaksyiatan yang digelar terang-terangan. Umar bin Khatab Ra pernah membakar satu desa secara keseluruhan karena di desa itu dijual minuman keras (khamar). Umar juga pernah membakar toko minuman keras milik Ruwaisyid ats Tsaqofi dan dinamakan Fuwaisiq. ( Sebagai ganti nama Ruwaisyid) lihat: Zadul Ma'ad, 3/17.&lt;br /&gt;(detailnya silahkan lihat di sirah Nabawiyah)........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya kita menunjukkan  perhatian lebih pada sekeliling, adakalanya kita tutup mata tutup telinga. Disekeliling kita banyak yang mengatasnamakan intelektualisme islam, kemudian memukul pergerakan dan menghentikan semangat juang para pemuda yang gampang terhenti semangatnya.&lt;br /&gt;Terlalu banyak mempertimbangkan suara-suara makar yang seolah pakar yang banyak ilmu membuat kita tidak bisa bergerak dan ragu. Tapi terlalu banyak menutup mata dan telinga membuat kita salah dalam melangkah.&lt;br /&gt;Jadi janganlah terlalu,......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luruskan qalbu, arahkan selalu untuk tetap mengadu,&lt;br /&gt;Kepada Yang Maha Tahu yang akan membantu siapa saja yang mohon dibantu.&lt;br /&gt;Karena kebaikan tak bercampur dengan keburukan,&lt;br /&gt;maka kesetiaan takan menyatu dengan pengkhianatan,&lt;br /&gt;Semoga kita diselamatkan dari kemunafikan dan kumpulan orang-orang munafik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-6548638328540014457?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/6548638328540014457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=6548638328540014457' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/6548638328540014457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/6548638328540014457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/masjid-dhiror.html' title='Masjid Dhiror'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-9188661629868776595</id><published>2008-08-26T01:15:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T01:23:17.203-07:00</updated><title type='text'>Perang Tabuk</title><content type='html'>Perang yang mengerahkan segala kekuatan militer dan logistik yang ada, menguji orang yang betul-betul beriman dengan yang munafik. Ketika mobilisasi besar-besaran di adakan, kaum munafik pimpinan Abdullah bin Ubay malah berkonsolidasi di dalam tenda  dengan harapan di tinggalkan oleh Rasulullah SAW. Pertempuran yang tidak beradu fisik, yang mengajarkan kesiapan persiapan untuk kondisi yang dimungkinkan paling buruk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-9188661629868776595?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/9188661629868776595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=9188661629868776595' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/9188661629868776595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/9188661629868776595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-tabuk_26.html' title='Perang Tabuk'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-8147260884918040931</id><published>2008-08-26T00:55:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T01:04:17.820-07:00</updated><title type='text'>Perang Hunain</title><content type='html'>"Aku Rasul aku bukan pendusta!" Sabda Rasulullah sambil berdiri menghadapi barisan pasukan musuh paling depan sendirian. Anak-anak muda Mekkah yang baru masuk Islam dan ikut bergabung yang tadinya paling bersemangat di depan merasa tak akan terkalahkan karena pasukan muslimin waktu itu lebih banyak tunggang langgang ke segala arah meninggalkan Rasulullah Saw.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-8147260884918040931?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/8147260884918040931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=8147260884918040931' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/8147260884918040931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/8147260884918040931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-hunain.html' title='Perang Hunain'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-1065592431941435604</id><published>2008-08-26T00:54:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:55:47.100-07:00</updated><title type='text'>Fathul Makkah</title><content type='html'>Jika pertolongan Allah datang, dan berbondong-bondong terlihat manusia masuk Islam....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-1065592431941435604?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/1065592431941435604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=1065592431941435604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/1065592431941435604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/1065592431941435604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/fathul-makkah.html' title='Fathul Makkah'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-2007662564399408406</id><published>2008-08-26T00:53:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:54:43.399-07:00</updated><title type='text'>Perang Mu'tah</title><content type='html'>Mu'tah adalah sebuah desa di perbatasan Syams sekarang bernama Kirkuk!!! Bergejolak sampai detik ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-2007662564399408406?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/2007662564399408406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=2007662564399408406' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/2007662564399408406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/2007662564399408406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-mutah.html' title='Perang Mu&apos;tah'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-882271914169061230</id><published>2008-08-26T00:52:00.001-07:00</published><updated>2008-08-26T00:52:56.598-07:00</updated><title type='text'>Perang Khaibar</title><content type='html'>Kerendahan Yahudi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-882271914169061230?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/882271914169061230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=882271914169061230' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/882271914169061230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/882271914169061230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-khaibar.html' title='Perang Khaibar'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-7021454406941085188</id><published>2008-08-26T00:51:00.002-07:00</published><updated>2008-08-26T00:52:21.493-07:00</updated><title type='text'>Perang Bani Quraidhah</title><content type='html'>menunggu editing&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-7021454406941085188?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/7021454406941085188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=7021454406941085188' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/7021454406941085188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/7021454406941085188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-bani-quraidhah.html' title='Perang Bani Quraidhah'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-4118953988605934368</id><published>2008-08-26T00:51:00.001-07:00</published><updated>2008-08-26T00:51:52.354-07:00</updated><title type='text'>Perang Bani Musthaliq</title><content type='html'>menunggu editing&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-4118953988605934368?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/4118953988605934368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=4118953988605934368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/4118953988605934368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/4118953988605934368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-bani-musthaliq.html' title='Perang Bani Musthaliq'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-8947550573719008497</id><published>2008-08-26T00:38:00.002-07:00</published><updated>2008-08-26T00:49:53.053-07:00</updated><title type='text'>Perang DzaturRiqo</title><content type='html'>Sebulan setelah pengusiran Yahudi Bani Nadhir terjadi pembunuhan 70 Du'at Rasulullah oleh  kabilah-kabilah Nejed .&lt;br /&gt;Abu Musa Al-Asy'ari berkata: Kami keluar bersama Rasulullah  SAW dalam satu peperangan. (untuk memberi pelajaran kepada kabilah-kabilah Nejd tsb). Waktu itu kami enam orang bergantian mengendari satu unta." Lanjut Abu Musa al-Asy'ari:" kemudian telapak kaki kami pecah-pecah. telapak kaki saya sendiri pecah dan kuku-kukunyapun copot. Waktu itu kami membalut kaki-kaki kami dengan sobekan kain. Sehingga aku menyebut peperangan ini dengan Dzatur-Riqoo (sobekan kain). Abu Musa menyebutkan hadits ini kemudian tidak menyukainya. Ia berkata, seolah-olah tidak suka menceritakan perjuangan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-8947550573719008497?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/8947550573719008497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=8947550573719008497' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/8947550573719008497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/8947550573719008497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-dzaturriqo.html' title='Perang DzaturRiqo'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-280078543663224535</id><published>2008-08-26T00:38:00.001-07:00</published><updated>2008-08-26T00:38:57.558-07:00</updated><title type='text'>Tragedi Ar-Raji dan BiirMaunah</title><content type='html'>menunggu moderasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-280078543663224535?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/280078543663224535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=280078543663224535' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/280078543663224535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/280078543663224535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/tragedi-ar-raji-dan-biirmaunah.html' title='Tragedi Ar-Raji dan BiirMaunah'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-1003375019547082893</id><published>2008-08-26T00:31:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T01:14:43.065-07:00</updated><title type='text'>Fenomena Samurah bin Jundab dan Rafi bin Khudaij</title><content type='html'>Remaja 15 tahun yang minta izin untuk di masukan dalam Bataliyon Kaum muslimin dalam perang Uhud. Mereka menunjukan keahlian bergulat dihadapan Rasulullah sebagai bukti kalau mereka layak mengikuti mujahid dewasa lainya. Akhirnya Rasulullah mengizinkan. Subhanalah, dimana kita ketika remaja, dan di mana remaja-remaja kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-1003375019547082893?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/1003375019547082893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=1003375019547082893' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/1003375019547082893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/1003375019547082893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-tabuk.html' title='Fenomena Samurah bin Jundab dan Rafi bin Khudaij'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-892656532805179662</id><published>2008-08-26T00:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:31:45.699-07:00</updated><title type='text'>Etika Perang dalam Sunnah</title><content type='html'>menunggu perbaikan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-892656532805179662?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/892656532805179662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=892656532805179662' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/892656532805179662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/892656532805179662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/etika-perang-dalam-sunnah.html' title='Etika Perang dalam Sunnah'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-3922731266218904521</id><published>2008-08-26T00:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:30:32.941-07:00</updated><title type='text'>Perang Khandaq</title><content type='html'>Sekeliling kota Madinah di lingkari Parit, Bani Quraidhah berkhianat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-3922731266218904521?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/3922731266218904521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=3922731266218904521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/3922731266218904521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/3922731266218904521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-khandaq.html' title='Perang Khandaq'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-3845191657467000126</id><published>2008-08-26T00:28:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:29:35.807-07:00</updated><title type='text'>Perang Uhud</title><content type='html'>Terjadi di dekat Madinah di sekitar bukit Uhud. Pasukan langsung dipimpin oleh Rasulullah SAW&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-3845191657467000126?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/3845191657467000126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=3845191657467000126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/3845191657467000126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/3845191657467000126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-uhud.html' title='Perang Uhud'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-7003562721154616308</id><published>2008-08-26T00:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:28:18.397-07:00</updated><title type='text'>Perang Badar</title><content type='html'>ada badar Sugra dan ada Badar Kubra&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-7003562721154616308?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/7003562721154616308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=7003562721154616308' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/7003562721154616308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/7003562721154616308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/perang-badar.html' title='Perang Badar'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2749395084090940711.post-5157707132266303821</id><published>2008-08-26T00:15:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T00:16:41.667-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan Syahrul Jihad</title><content type='html'>Hampir semua Ghazwatul Akbar Rasul selalu terjadi dibulan Ramadhan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2749395084090940711-5157707132266303821?l=mautcountdown.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mautcountdown.blogspot.com/feeds/5157707132266303821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2749395084090940711&amp;postID=5157707132266303821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/5157707132266303821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2749395084090940711/posts/default/5157707132266303821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mautcountdown.blogspot.com/2008/08/ramadhan-syahrul-jihad.html' title='Ramadhan Syahrul Jihad'/><author><name>Jamesbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02266970332763445944</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
